Di Davos, Prabowo Tegaskan Indonesia sebagai Titik Terang Ekonomi Global

    Di Davos, Prabowo Tegaskan Indonesia sebagai Titik Terang Ekonomi Global
    Di Davos, Prabowo Tegaskan Indonesia sebagai Titik Terang Ekonomi Global

    Presiden RI Prabowo Subianto mengatakan bahwa Indonesia kini menjadi “titik terang” ekonomi global. Pasalnya, Indonesia berhasil mempertahankan pertumbuhan ekonomi di tengah situasi eksternal yang menantang.

    Prabowo mengatakan, sebutan tersebut ia kutip dari pernyataan IMF dalam penilaian terbaru mereka.

    Lembaga internasional itu menilai Indonesia sebagai “titik terang global” (global bright spot) dalam konsultasi 2025 Article IV Mission yang berlangsung pada 3–12 November 2025. Predikat tersebut disematkan setelah Indonesia mampu mempertahankan pertumbuhan ekonomi di kisaran 5 persen pada 2025 dan diproyeksikan meningkat menjadi 5, 1 persen pada 2026, di tengah tingginya ketidakpastian global.

    “IMF baru-baru ini menggambarkan Indonesia sebagai, saya kutip, ‘titik terang global’ dengan pertumbuhan ekonomi yang kuat di tengah situasi eksternal yang menantang, ” ujar Prabowo kala memberikan pidato di pertemuan tahunan World Economy Forum 2026, Kamis (22/1).

    Ia melanjutkan, pujian dari lembaga-lembaga internasional, termasuk IMF, bukan dilontarkan tanpa alasan. Menurutnya, lembaga-lembaga tersebut telah melihat berbagai bukti bahwa perekonomian Indonesia tetap tangguh di tengah volatilitas global.

    Selain pertumbuhan ekonomi, Indonesia juga mampu mengendalikan inflasi di bawah 2 persen. Di samping itu, Indonesia juga masih mencatat defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di bawah 3 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

    “Mereka melakukannya karena bukti. Mereka mengakui bahwa ekonomi Indonesia tangguh. Kebijakan kami telah dan akan selalu terkalibrasi dengan baik, ” tambahnya.

    Ia melanjutkan bahwa stabilitas ekonomi Indonesia tidak terjadi secara kebetulan. Prabowo mengatakan, ketangguhan itu tercipta karena Indonesia selama ini lebih memilih bersatu dan berkolaborasi dibanding perpecahan. 

    “Kami, Indonesia, telah dan akan selalu memilih persatuan daripada perpecahan, memilih persahabatan dan kolaborasi daripada konfrontasi, dan selalu memilih persahabatan daripada permusuhan. Kredibilitas kami, yang diperoleh dengan susah payah selama bertahun-tahun, telah dijaga, ” pungkas Prabowo.

    di davos prabowo tegaskan. indonesia sebagai titik terang ekonomi global
    Aa Ruslan Sutisna

    Aa Ruslan Sutisna

    Artikel Sebelumnya

    Pembersihan Sekolah hingga Masjid Dipercepat,...

    Artikel Berikutnya

    Di Davos, Prabowo Tegaskan Pendidikan sebagai...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Pertemuan Menlu ASEAN di Cebu Bahas Keutuhan dan Kekuatan Bersama di Asia Tenggara
    Menlu Sugiono Tegaskan Indonesia Sumbang Dana sebagai Langkah Konkret Rehabilitasi Gaza
    Menlu Sugiono Bantah Narasi Indonesia Ikut Agenda Israel di Board of Peace
    Polsek Cikidang Polres Sukabumi Laksanakan DDS di Desa Cikarae Toyibah
    Polsek Cikidang Polres Sukabumi Laksanakan DDS di Desa Pangkalan

    Ikuti Kami