Fasih Pidato Bahasa Inggris di Depan Prabowo, Siswa: Berkat Gemblengan Guru di Sekolah Rakyat

    Fasih Pidato Bahasa Inggris di Depan Prabowo, Siswa: Berkat Gemblengan Guru di Sekolah Rakyat

     Berpidato memakai bahasa inggris di depan Presiden RI Prabowo Subianto menjadi pengalaman sangat berharga dan tak terlupakan bagi M. Kiendra Lian Damarta, siswa kelas 10 Sekolah Rakyat Menengah Atas (SMRA) 13 Bekasi. Kiendra mendapat kesempatan itu saat peresmian 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1).

    Pidato Kiendra bahkan dipuji langsung Prabowo. Menurut Prabowo, Kiendra amat fasih dalam berpidato bahasa inggris layaknya pernah tinggal lama di luar negeri.

    Kiendra senang dan bangga atas pujian Prabowo. Menurut dia, kemampuannya tampil percaya diri di hadapan Presiden bukanlah hasil instan. Ia menjalani proses panjang selama lebih dari empat bulan dengan pendampingan intensif dari gurunya di Sekolah Rakyat.

    “Awalnya aku memang canggung banget. Memang tak bisa berpidato. Tapi lama-lama sama, guru aku Pak Azis, Beliau membantu aku dalam berpidato. Dan akhirnya aku bisa berpidato, ” tutur Kiendra.

    Kesempatan berdiri di hadapan Presiden Prabowo diakuinya sebagai pengalaman pertama yang sangat berkesan. Meski sempat merasa gugup, Kiendra mengaku menikmati setiap detik momen tersebut.

    “Senang, happy, ” ujar Kiendra saat ditanya pengalamannya berpidato langsung di depan Presiden.

    Rasa bangga itu semakin bertambah ketika Prabowo memberikan apresiasi atas penampilan Kiendra dan para siswa Sekolah Rakyat lainnya. Dalam sambutannya, Prabowo mengaku terkesima melihat kemampuan para siswa yang mampu tampil percaya diri dan menguasai bahasa asing.

    “Saya terkesima hari ini, terus terang saja. Bisa ada anak yang pidatonya bisa dalam beberapa bahasa, luar biasa, ” katanya.

    Prabowo bahkan membuka peluang agar siswa-siswi berprestasi di Sekolah Rakyat untuk mendapatkan kesempatan belajar ke luar negeri.

    Lebih dari sekadar kebanggaan pribadi, Kiendra menyimpan harapan besar terhadap masa depan Sekolah Rakyat. Ia berharap program tersebut dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak anak dari keluarga kurang mampu di berbagai daerah.

    “Harapan aku, semoga program Sekolah Rakyat ini bisa terus berlanjut dan membantu anak-anak dalam bersekolah, ” harapnya.

    Sekolah Rakyat didedikasikan oleh negara sebagai upaya memutus kemiskinan ekstrem melalui pendidikan. Melalui sekolah berasrama yang sepenuhnya ditanggung negara, anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem—khususnya kelompok desil 1 dan desil 2 berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN)—dapat memperoleh kesempatan untuk mengubah nasib dan masa depan mereka.

    fasih pidato bahasa inggris di depan prabowo siswa berkat gemblengan guru di sekolah rakyat
    Aa Ruslan Sutisna

    Aa Ruslan Sutisna

    Artikel Sebelumnya

    Kapolsek Parungkuda Bersama Forkopimcam...

    Artikel Berikutnya

    Sendiri di Tengah Perbedaan, Siswi Berhijab...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Siliwangi Santri Camp 2026 Siapkan 1.000 Santri Jawa Barat Jadi Generasi Tangguh, Religius, dan Nasionalis
    Jadi Ketum PB IPSI, Sugiono Upayakan Pencak Silat Masuk Kurikulum dan Kian Mendunia
    Cerita Prabowo 34 Tahun Mengabdikan Diri Kembangkan Pencak Silat
    Sugiono Pimpin IPSI: Targetkan Pencak Silat Masuk Kurikulum Nasional
    Prabowo: 34 Tahun Jiwa Raga untuk Pencak Silat

    Ikuti Kami