SPI Matangkan Persiapan Sarasehan: Registrasi, Door Prize, hingga Hiburan Budaya

    SPI Matangkan Persiapan Sarasehan: Registrasi, Door Prize, hingga Hiburan Budaya
    SPI Matangkan Persiapan Sarasehan: Registrasi, Door Prize, hingga Hiburan Budaya

    28 November 2025 — Serikat Pengacara Indonesia (SPI) menggelar Sarasehan bertema “Mempererat Solidaritas dan Konsolidasi Organisasi” di Hotel Acacia, Jakarta. Acara yang berlangsung sejak sore hingga menjelang tengah malam ini menghadirkan rangkaian kegiatan yang terstruktur, penuh makna, dan sarat kebersamaan.

    Sejak pukul 16.00 WIB, peserta mulai berdatangan untuk registrasi, menerima tanda peserta, serta menikmati coffee break dan goodie bags merchandise. Suasana hangat semakin terasa dengan sesi door prize pertama pada pukul 17.45 WIB, sebelum dilanjutkan dengan makan malam bersama pukul 18.00 WIB.

    Ketua Umum SPI, Dr. Trimedya Panjaitan, SH., MH., bersama Ketua Panitia tiba pukul 18.30 WIB dan disambut dengan tarian Jaipong dari DPC Sukabumi. Acara resmi dibuka pukul 18.35 WIB dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, mengheningkan cipta, dan doa bersama. Laporan Ketua Panitia oleh Fernandy Rusdi, SH., serta sambutan pendiri SPI, Sugeng Teguh Santoso, SH., pada pukul 18.55 WIB, menjadi pengantar penting yang menegaskan kembali sejarah dan semangat kebersamaan organisasi.

    Momen istimewa hadir pukul 19.05 WIB ketika anggota termuda, Ira Mayasari, SH., menyampaikan testimoni, sebelum Ketua Umum SPI memberikan arahan sekaligus memukul gong pada pukul 19.10 WIB sebagai tanda dimulainya sarasehan. Sesi foto bersama seluruh peserta dan tamu undangan berlangsung pukul 19.30 WIB.

    Memasuki inti acara, moderator Gusti Randa Malik, SH., bersama panelis Hendardi, Budiman Tanuredjo, Dr. Habiburrohman, SH., MH., dan Ketua Umum SPI naik panggung pukul 20.00 WIB. Sebelum diskusi dimulai, penampilan stand up comedy oleh Vikri Rahmat pada pukul 20.10 WIB mencairkan suasana. Sarasehan berlangsung pukul 20.20 – 21.20 WIB, diikuti sesi usulan dan tanya jawab peserta hingga pukul 21.50 WIB, lalu ditutup dengan kesimpulan acara oleh moderator.

    Sebagai bentuk apresiasi, plakat penghargaan diserahkan pukul 22.00 WIB kepada Ketua Umum, moderator, dan panelis. Sesi hiburan kembali hadir dengan tarian Jaipong dan atraksi Debus pukul 22.20 – 23.10 WIB, sebelum acara resmi ditutup pukul 23.10 WIB dengan menyanyikan lagu “Kemesraan” bersama seluruh peserta.

    Dengan susunan acara yang rinci dan penuh simbol kebersamaan, Sarasehan SPI kali ini bukan sekadar forum konsolidasi, melainkan ruang refleksi, penghargaan, dan perayaan budaya. SPI menegaskan komitmennya untuk mempererat solidaritas dan memperkuat konsolidasi di tengah dinamika profesi hukum.

    spi matangkan persiapan sarasehan registrasi door prize hingga hiburan budaya
    Aa Ruslan Sutisna

    Aa Ruslan Sutisna

    Artikel Sebelumnya

    Workshop Ecoenzyme Bhayangkari Serentak...

    Artikel Berikutnya

    Kader Gerindra se-Indonesia Diminta Gotong...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Ribuan Santri Siap Bela Negara di Siliwangi Santri Camp 2026
    Siliwangi Santri Camp 2026 Siapkan 1.000 Santri Jawa Barat Jadi Generasi Tangguh, Religius, dan Nasionalis
    Jadi Ketum PB IPSI, Sugiono Upayakan Pencak Silat Masuk Kurikulum dan Kian Mendunia
    Cerita Prabowo 34 Tahun Mengabdikan Diri Kembangkan Pencak Silat
    Sugiono Pimpin IPSI: Targetkan Pencak Silat Masuk Kurikulum Nasional

    Ikuti Kami