Di Usia 5 Tahun, Aa Ulil, Sudah Punya Cita-Cita,Jadi Prajurit

    Di Usia 5 Tahun, Aa Ulil, Sudah Punya Cita-Cita,Jadi Prajurit
    Di Usia 5 Tahun, Aa Ulil, Sudah Punya Cita-Cita,Jadi Prajurit

    Sukabumi — Di tengah riuh kehidupan masyarakat Sukabumi, hadir sosok kecil yang penuh semangat bernama Aa Ulil. Bocah berusia lima tahun ini bukan hanya dikenal di lingkungannya sebagai anak yang aktif dan ceria, tetapi juga memiliki minat yang unik. Selain mengidolakan sosok KDM yang ia kagumi di dunia olahraga, Ulil kini menemukan kesenangan baru: bermain catur.

    Meski usianya masih belia, Ulil sudah mampu duduk berjam-jam di depan papan catur, memikirkan langkah demi langkah. Baginya, catur bukan sekadar permainan, melainkan tantangan yang melatih kesabaran dan strategi. “Kalau Ulil main catur, dia suka sekali. Kadang sampai lupa waktu. Dia bilang catur itu seperti latihan jadi tentara, harus punya strategi, ” ujar ibunya sambil tersenyum.

    Cita-cita menjadi tentara memang sudah lama diucapkan Ulil. Sejak kecil, ia sering menirukan gaya baris-berbaris, mengenakan mainan seragam, dan bercita-cita suatu hari bisa membela negara. Baginya, sosok tentara adalah pahlawan yang gagah dan disiplin.

    Ibunya, yang selalu mendampingi tumbuh kembang Ulil, merasa bangga sekaligus terharu melihat semangat anaknya. “Ulil memang dari kecil sudah punya semangat juang. Dia suka olahraga, sekarang senang catur, dan selalu bilang ingin jadi tentara. Sebagai ibu, saya hanya bisa mendukung dan mendoakan agar cita-citanya tercapai, sambil terus membimbingnya agar tetap rendah hati dan disiplin, ” ungkap sang ibu penuh harapan, Minggu 28 Desember 2025.

    Kecintaan Ulil pada olahraga dan catur dianggap keluarganya sebagai bekal penting untuk masa depan. Permainan catur melatihnya berpikir panjang, sementara olahraga membuat tubuhnya sehat. Kombinasi keduanya diyakini akan membentuk karakter kuat yang kelak berguna ketika ia benar-benar mengejar cita-cita menjadi seorang prajurit.

    Bagi lingkungan sekitar, Ulil menjadi inspirasi kecil. Teman-teman sebayanya sering ikut bermain catur bersamanya, dan orang tua di kampung pun melihat semangatnya sebagai tanda bahwa anak-anak bisa diarahkan sejak dini untuk memiliki cita-cita mulia.

    Kini, di usia lima tahun, Ulil terus tumbuh dengan mimpi besar. Ia ingin suatu hari berdiri tegak sebagai tentara, membela bangsa, dan tetap membawa semangat juang yang ia latih sejak kecil melalui olahraga dan catur.

    di usia 5 tahun aa ulil sudah punya cita-cita jadi prajurit
    Aa Ruslan Sutisna

    Aa Ruslan Sutisna

    Artikel Sebelumnya

    Pascabanjir Bandang, Pembersihan Jalan di...

    Artikel Berikutnya

    Sinergi YFSBBP Jawa Barat dan KNPI Cikalongwetan...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Pertemuan Menlu ASEAN di Cebu Bahas Keutuhan dan Kekuatan Bersama di Asia Tenggara
    Menlu Sugiono Tegaskan Indonesia Sumbang Dana sebagai Langkah Konkret Rehabilitasi Gaza
    Menlu Sugiono Bantah Narasi Indonesia Ikut Agenda Israel di Board of Peace
    Polsek Cikidang Polres Sukabumi Laksanakan DDS di Desa Cikarae Toyibah
    Polsek Cikidang Polres Sukabumi Laksanakan DDS di Desa Pangkalan

    Ikuti Kami